Setelah pulang dari tempat pembuatan brace , aku pun segera mengabarkan ke mama bahwa badanku sudah siap di cetak ma, tinggal nunggu brace nya aja sekitar satu sampai satu setengah bulan ma. .
Aku merasa agak lega banget , karena harapanku adalah aku akan sembuh setelah ku kenakan brace itu .
Ke esokan harinya aku tetap bersekolah seperti lazim nya, hanya saja tas ku di bawain oleh oom ku sampai ke kelas .
Aku menjadi seorang anak yg manja banget pada saat itu, krna setiap hari tas ku di bawain oleh oom ku .
Tapi sayangnya , aku gak pernah bisa full sekolah sampai sore , pasti siang atau pagi nya aku udah di jeput pulang karna gak tahan duduk lama-lama .
Disekolah ini aku selalu di beri semangat oleh teman-temanku , terutama sama Mr X , he is my boyFriend. Dia selalu menyemangatiku agar tetap optimis sembuh dan agar selalu berdoa kepada Allah SWT . Dialah satu satunya orang yg bisa buat aku bertahan sampai sekarang ini setelah kedua orangtuaku .
Dia selalu menyemangatiiku dalam keadaan susah . Dialah yg selalu memotivasiku , walawpun ada guru dan tementemen juga sih yg memotivasiku, tapi cuman dia lah yg benerbener tulus .
*sebulan kemudian .
Sang dokter menelepon mama ku dan bilang kalau brace ny sudah selesai dan dapat di ambil .
Akhirnya pada siang itu pun aku ambil bersama oomku .
Setibanya aku di sana, sang dokter langsung menyerahkan brace nya dan aku pun melunasi sisa uang pembayaran brace tersebut .
Sang dokter pun membuat kwitansi sebagai tanda buktinya.
Sebelum pulang aku di ajarkan untuk memakai brace itu , cara penggunaan nya serta kapan waktu nya untuk di lepas .
Awalnya sih emang susah banget memakainya .
Pada awalnya brace itu di pakaikan sama dokternya , dan jika di rumah aku bakalan minta tolong sama mama untuk memakaikan nya .
Setelah semua masalah brace selesai , aku dan oomku pun pulang .
Sesampainya di rumah , aku di sapa mama dan di mintai keterangan bagaimana reaksinya setelah aku mengenakan brace itu . Ya aku menjawab bahwa lebih ringan aja rasanya ni tulang . Seperti gak ada sakitnya gitu .
hari pertama memakai brace, emang serasa ada yang beda dari badanku, aku gak bisa menghadap ke kanan dan kekiri, gak bisa miring-miring lagi , sampai akhirnya pada saat malam aku mau tidur , aku merasakan hal yang sangat berbeda, iya.. aku susah tidur, aku susah bangun, aku susah bergerak, rasanya gak nyaman. Pada hari pertama itu emang semuanya serasa sangat rumit, aku gak bisa tidur satu malam itu , karna merasa gak nyaman aja aku memakai penyangga tulang pada saat tidur.
*keesokan harinya
Ketika aku bangun, serasa susah kali, cara bangunnya pun harus miring kekanan lalu tahan pakai tangan , baru luncurkan kakinya ke lantai, dan barulah bangun. Saat aku bergegas berangkat sekolah , aku pun mandi. nah sudah pasti brace nya itu di lepas bukan? Rasanya sulit banget untuk melepaskan brace itu dari badanku , untuk kali ini aku memakan waktu hingga 10 menit hanya untuk melepas brace itu, setelah di buka akupun mandi, nah setelah selesai mandi aku pun bergegas memakai brace kembali dan kemudian memakai baju sekolah . Tapi caranya ituloh yang susah banget , sampai akhirnya aku meminta bantuan kepada mamaku untuk membantuku memakainya .
Alhamdulillah setelah di bantu mama , akhirnya brace nya terpakai . seragam sekolah telah di pakai, namun aku sangat sedih , krna pada saat itu aku gak bisa memakai kaos kaki ku sendiri krna masih kaku dengan brace yg ku pakai. Dan ini untuk pertama kalinya dalam hidupku . Akhirnya kaos kakiku pun di pakaikan oleh mamaku beserta sepatuku , untung saja mamaku sabar menghadapi anak perempuan satu-satu nya ini . Setelah semua selesai aku pun sarapan , lalu berangkat ke sekolah.
Pada saat itu tas ku masih di bawakkan oleh oomku sampai ke kelasku .
Itu adalah hari pertamaku di sekolah dengan menggunakan brace . Serasa aneh banget , gak boleh duduk miringkekiri,kekanan, dan banyak lagi larangannya yg buat aku sedikit tersiksa di sekolah krna banyaknya larangan ini itu dr perintah dokter itu . Jalan aja aku macam robot, harus tegak , tegap, gak boleh miring, gak boleh lasak, gak boleh lari, semua serba gak boleh. Ada sebagian teman-temanku yang mengejek , "ehh si dewi pakai baju besi ya sekarang?" tapi aku tak hiraukan dan aku hanya tersenyum saja mendengar kalimat demi kalimat dari mulut mereka.
Tp untung masih ada temantemanku yg selalu mensupport aku.
Hari pertamaku telah ku lewatkan di sekolah satu harian . Aku sudah mulai bisa bersekolah satu harian di sekolah seperti murid - murid lainnya .
Sepulang dr sekolah , aku pun merasa sedikit bahagia , krna aku bisa sekolah satu harian seperti dulu , ketika aku belum menderita skoliosis . Rasanya bahaagiiiaaaa banget .
Akhirnya malam telah tiba dan waktunya aku untuk beristirahat . Malam ini adalah malam kedua aku tidur dengan menggunakan brace .
Tidurku sedikit kurang nyaman karna kehadiran brace ini , krna brace ini pun harus ku bawa tidur dan ku pakai selama 23 jam sehari ,
Betapa sulitnya menjadi aku, tapi aku tetap tegar menghadapi semua cobaan ini, dan optimis untuk sembuh ,
*bersambung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar