Hari demi hari telah ku lewati bersama Brace penyangga tulangku ini sudah sekitar 1 bulanan, sampai akhirnya pembagian nilai ujian harian pun akan di laksanakan, aku beserta salah satu teman ku , sebut saja namanya izky . kami beradu akting pada saat acara pertemuan antara orang tua dan guru di laksanakan.
2 hari lagi pembagian raport bulanan akan segera di laksanakan, dan aku serta izky di mintai oleh salah seoarang guru untuk mengisi acaranya. yah, kami berdua beradu acting dalam bahasa inggris.
Sekolah kami memang suka sekali membuat semuanya serba mendadak, dan kami juga menggunakan persiapan seadanya saja.
*dua hari kemudian
tibalah saat yang di tunggu-tunggu, yakni pembagian hasil raport . Dan saat yang paling menegangkan, yakni pentas di depan semua orang tua murid dan para guru-guru.
Aku tau pada saat itu aku gak mampu melepaskan brace itu, karna aku masih sakit. namun karna aku bandel , aku mencoba membuka brace itu dan ku letakkan di loker. tak ada yang tau aku melepaskan brace itu krna bracenya itu ku tutupi pakai telekung (mukena).
huh, akhirnya kamipun memulai akting kami di depan para orang tua murid dan para guru.
Menegangkan, namun asyik. Karna aku memang suka dengan yang namanya Seni .
Sekitar 15 menit kami beradu akting dalam menggunakan bahasa inggris di situ, akhirnya selesai juga.
seneng , gembira, namun ada rasa sakit juga, krna brace nya ku buka.
yah, gak masalah la ku pikir, krna cuma sebentar kok :) .
Namun ternyata , setelah kejadian itu, aku memulai nya lagi dengan melepaskan melepaskan brace itu ketika bepergian . Aku fikir aku sudah sembuh, namun ternyata belum.
*selang waktu hingga aku naik ke kelas 3
nah di sini aku mulai lebih lasak lagi, *maklum lah , aku dulu bandal buangget.
Aku suka banget duduk di kelas 3 ini krn aku ngerasa aku sudah sembuh . Gak pernah ku pakai lagi brace ku itu, hanya ku pajang saja , dan terlihat masih cantik sekali seperti baru.
Di kelas tiga ini ada Yang namanya pelajaran conversation , ya semacam drama gitu juga. kami di bagi atas 5 kelompok, dan kebetulan aku adalah salah satu ketua nya.
ya, aku paling seneng sekali dengan yang namanya Seni, baik itu drama, menggambar, musik, aku suka itu .
Drama nya ini menggunakan bahasa inggris, ya... sudah 4 judul drama yang aku buat , dan itu durasinya sekitar 45 menit .
aku hobi membuat nya , dan aku juga hobi mentranslatenya sendiri.
dalam 1 kelompok ada 6 org kalo gak salahku,dan kelompokku terdiri dari sekumpulan nama teman-temanku .
ya, namanya Nisa, Fadila, Jannah, Mutia, Vinny, dan terakhir aku .
aku kasih tau ya, ciri2 teman2ku
Nisa = pendiam, cantik, sangat taat beragama, putih, tinggi, pokoknya perfect la.
Fadila = anaknya manis, terkadang suka lemot dikit, putih, dan dia terlalu feminim gtu
Jannah = humoris, ramah, gampang bergaul, putih , dan dia suka yang namanya kimia.
Vinny = dewasa, susah di tebak.
Mutia = si super lebay, namun orgnya asik .
Aku = keras kepala, suka bercanda, suka bergaul , bandel. dan paling suka kritik kalau bahasa inggrisnya ada yang salah.
*drama telah ku buat .
dan minggu depan kami akan tampil.
Setiap drama yang ku buat mereka wajib hapal dengan karakter mereka masing-masing .
Setiap hari, aku mengajak mereka untuk latihan terus dan terus, sampai mereka bosan . Dan aku sangat marah kalau ada yang gak mau ikuti aturanku ! karna apa? karna ini maslah NILAI!
Gak mungkin ajakan mereka sesuka hati mereka, sementara aku membuat ini dengan susah payah . Sampai guru guru heran liat kami, karna kami hampir tiap hari latihan terus di lantai paling atas.
Drama yang ku buat ini ada yang tentang kekeluargaan, tentang lelucon, tentang percintaan, dan yang terakhir aku lupa.
Kelompok kami adalah kelompok yang paling di tunggu penampilannya. Karna setiap kami yang tampil pasti memakan waktu hingga 1 jam pelajaran, dan nilai kami selalu yang teratas.
Sampai ada suatu drama yang membuat aku terjatuh krna memang aktingnya harus kek gitu , *maklumla, dramanya macam kisah nyata.
Dan setelah jatuh itu , aku gak merasakan hal apapun, mungkin hanya sekedar pusing doang , dan pada saat itu , aku tidak mengenakan brace. ya ku pikir gak masalah nya itu.
ya, aku tidak memakai brace itu selama lebih dari 3 bulan . Karna ku fikir aku sudah sehat.
Aku bahagia banget bisa bernafas, berjalan, berlari, tanpa bantuan alat . Aku senang banget , krna walaw itu hanya sesaat , namun nikmat .
#cerita ini belum selesai, di tunggu kelanjutannya ya ^_^
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar